there is no love sincerer than the love of food - George Bernard Shaw

Saturday, April 4, 2015

SATE KLATHAK PAK JUPAINI

Salah satu makanan khas Yogya nih. Sate Klathak yang berbahan dasar daging kambing yang di bakar seperti sate-sate lainnya. Tapi ada yang beda dari sate-sate lain, selain disajikan dengan kuah gulai, sate klathak di Jogja tusuk satenya tidak lain tidak bukan menggunakan jeruji sepeda. Entah sepeda motor apa sepeda onthel. Tapi disinilah yang bikin menarik.

Biasanya saya beserta keluarga langganan di Sate Pak Pong di Pleret tapi karena musim liburan seperti sekarang ini, antrian makan di sana bisa sampai nunggu satu jam, maka kami mencoba ke warung lain yang ternyata rasanya juga sama dengan Pak Pong, hanya mungkin untuk para wisatawan luar daerah hanya mengenal Pak pong.

Sate Klathak Pak Jupaini berlokasi di Jejeran Pleret, Jalan Imogiri Timur lurus terus, nanti kanan jalan sebelum perempatan yang menuju Pak pong. Disini saya memesan Sate Klathak dengan teh hangat yang disajikan di teko jadul.



Seporsi sate klathak + Nasi + Teh Hangat   Rp 20.000

Nampaknya tempat ini bakalan jadi tempat langganan keluarga saya selanjutnya, secara menu yang ditawarkan sama dengan langganan sebelumnya tapi tanpa menunggu lama.


Read More

MINKE

Ini nih salah satu tempat yang lagi hits di jejaring sosial Path. Karena memang cuaca jogja sedang mendukung untuk mencari makanan yang menyegarkan, maka saya dan teman saya sengaja mampir ke temapt ini buat sekedar ngadem di siang hari yang puanasnya ampun. Nama tempatnya MINKE, bertempat di Jl. Gambiran No, 142A Deresan Caturtunggal Depok ato yang lebih tepatnya dekat dengan percetakan Kanisius.


Menu yang ditawarkan berupa es dengan berbagai macam toping, tinggal pilih sesuai dengan selera yang ditawarkan di menu. Selain es krim disini juga menawarkan minuman dan makanan yang tidak terlalu berat. Cocok emang buat sekadar teman ngobrol-ngobrol cantik di siang hari yang terik.



Agak sulit memang menentukan pilihan, karena dari tampilan kayanya emang enak semua. hahaha. Akhitnya pilihan saya jatuh ke Chocolate red bean Ice karena saya memang penggemar coklat dan untuk teman saya memilih Dogma. Untuk Chocolate red bean Ice nya kuah coklat nya kental, bikin pengen lagi dan lagi sampai habis tak bersisa. Untuk Dogma toping yang ditawarkan di menu ini cukup banyak sehingga terasa kenyang setelah memakan desert ini.


Dogma Rp 14.000
Chocolate Red Bean Ice Rp 16.000

Menurut saya tempat ini cukup nyaman untuk sekedar tempat ngobrol di siang hari yang terik. Bolehlah saya kesini kapan-kapan lagi :D haha

Read More

Wednesday, March 18, 2015

SIOMAY PAK TUGIYAT PAKUALAMAN

Food court Pakualaman adalah salah satu tempat favorit saya dengan teman-teman untuk makan siang selepas istirahat bekerja. Selain karena tempatnya yang kebetulan dekat dengan kantor, disini juga punya banyak pilihan menu makanan yang disediakan dan juga tempatnya yang asik buat berlama-lama istirahat.

Dari sekian banyak gerobak yang menyajikan makanan, salah satu favorit saya semenjak kuliah adalah siomay Pak Tugiyat. Sebenarnya saya bukan penggemar siomay, tapi untuk siomay Pak Tugiyat saya rasa pantas untuk kembali lagi dan mencicipi lagi.

Untuk harganya saya kurang tau pasti per potong dikenakan berapa, karena setiap saya beli saya langsung dikenakan biaya keselurahan. Biasanya untuk 4-6 potong saya membayar 12.000-15.000. Yang pasti standar harga siomay.

Yang istimewa lainnya adalah tempatnya yang asik, karena area sekitar disediakan kursi yang berjejer untuk para pengunjung duduk dan memesan makanan. Saya dan teman-teman sering menyebut tempat ini Jimbarannya jogja, padahal cuma karena suasana tempat duduk yang berjejer sehingga mirip dengan jimbaran (padahal saya ke Jimbaran saja belum pernah hahahah). 



Siomay Pak Tugiyat

Suasana Food Court Pakualaman

Read More

Followers

Powered by Blogger.

© YUK MAMAM YUK, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena